Meranti. (Lubatnews.com) - Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Kabupaten Kepulauan Meranti terus menunjukkan progres positif. Memasuki hari kedua, Jembatan Batang Malas dan Jembatan Sialang Pasung Selasa (07/04/2026), kegiatan pembangunan dilakukan di dua lokasi berbeda dengan melibatkan personel kepolisian dan masyarakat setempat.
Hal ini Sebagaimana disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung infrastruktur desa sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.
“Pembangunan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Progres di Desa Batang Malas
Di lokasi pertama, yakni jembatan penghubung antar desa di Jalan Peleper, Dusun I, Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, kegiatan pembangunan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembuatan lubang pondasi dasar, pemasangan cerocok, serta perakitan besi pondasi. Kegiatan ini melibatkan dua personel Polsek Tebing Tinggi Barat bersama enam warga setempat.
Sejumlah peralatan digunakan dalam proses pembangunan, seperti bondem, gunting besi, palu, gergaji, parang, tang, hingga gerobak angkong.
Untuk tahap selanjutnya, direncanakan akan dilakukan pengecoran pondasi dasar dan perakitan besi lantai jembatan.
Pembangunan Akses Musholla di Sialang Pasung
Sementara itu, di lokasi kedua yang berada di Dusun V Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, pembangunan diawali dengan doa bersama di Musholla Nurul Iman.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sialang Pasung Rudianto, personel Polsek Rangsang Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus musholla.
Usai doa bersama, pembangunan dilanjutkan dengan pembongkaran jembatan lama dan pembersihan area kerja. Proses ini melibatkan empat personel Polsek Rangsang Barat dan enam warga
Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi Polri Presisi dalam membantu masyarakat, khususnya dalam membuka akses transportasi yang lebih layak dan aman.
Selain meningkatkan konektivitas antar wilayah, keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses pembangunan hingga selesai agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. *(Abu Sofyan)
