Pasaman, (Lubatnews. Co -- Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman patut menjadi pertanyaan. Sebab, hingga saat ini tidak ada tindakan tegas terhadap oknum Kepala Sekolah di Kecamatan Duo Koto yang diduga melakukan tindakan asusila kepada anak dibawah umur.
Kejadian yang mencoreng dunia pendidikan itu bermula ketika si oknum terduga kepsek SD Sigalobor, Usman alias UGS satu travel dengan seorang siswi yang masih berstatus pelajar baru baru ini.
Ditengah perjalanan ketika siswi tersebut tengah tertidur, oknum kepsek bejat ini nekat meraba-meraba si korban dan membuat orangtua korban marah.
Kejadian ini sempat di unggah orangtua korban di media sosial dan menuai beragam komentar miring terhadap oknum kepsek tersebut.
Namun sangat disayangkan, Dinas pendidikan selaku perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman sepertinya tutup mata dan tidak ada melakukan tindakan tegas terhadap oknum kepsek tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, M.Pd Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan Whatsapp di nomor.... Enggan berkomentar dan seperti tutup mata saja.
Sangat disesalkan, pelaku bejat tersebut sampai berita ini di tayangkan belum mendapat ganjaran setimpal atas perbuatan nya tersebut.
Patut di pertanyakan, sampai sekarang terduga Usman alias UGS masih menjabat sebagai kepala sekolah di sigalobor tersebut. Padahal perbuatan bejat tersebut pernah juga beliau coba lakukan terhadap salah seorang oknum guru.
Ini hasil investigasi wartawan ke lapangan saat ingin menemui terduga pelaku Usman, kemudian salah saorang menceritan terduga Usman dengan dalih tumpangan sepeda motor, Usman memainkan aksi bejatnya dari belakang.
Ada apa...? Sampai saat ini Kadis Pendidikan Pasaman, Muslim, kok masih menempatkan beliau sebagai kepsek. apakah pertanda Muslim juga diduga mendukung perbutan bejat tersebut hingga jatuh korban berikutnya. (Tim)
