Rohil ,(Lubatnews.com) - Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Normansyah, S.STP, M.Si, akui Kepala Bagian (Kabag) Umum, Samsuri dan 20 staf melakukan perjalanan ke luar negeri, Malaka, Johor dan Singapore tanpa izin disaat hari kerja.
"Iya sampai sekarang saya belum ada laporan ataupun minta izin baik lisan maupun tulisan," ujar mantan Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Rohil itu kepada media ini, Kamis, (08/01/26) sore.
Masih kata Norman, ia akan bertanya dengan Sekretaris Daerah (Sekda), Fauzi Efrizal apakah plesiran Kabag Samsuri dan staf sudah ada izin.
"Bisa jadi juga beliau dan staf sudah izin dengan pak Sekda," ujarnya.
Terkait dengan sanksi yang plesiran ke luar negeri dengan cara ilegal, Norman mengatakan pihaknya menunggu informasi lebih lanjut dari Sekda sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
" Nanti kita konsultasi dahulu dengan pak sekda untuk tindakan lebih lanjutnya," jawab Norman.
Pada kesempatan itu, Norman mengatakan, Kamis pagi, di Setda Rohil ada rapat evaluasi tahun anggaran 2025 dan persiapan pelaksanaan tahun 2026. Pada rapat itu, seluruh Kabag hadir dan mengikuti, hanya Kabag Umum yang tidak hadir.
"Memang beliau (Samsuri) tidak hadir. Saya dapat kabar angin dia ke Malaka tadi siang. Tapi saya belum dapat informasi pasti," kata Norman.
Sementara itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021, sanksi yang menanti Kabag Umum Samsuri dan ASN lainnya yang ikut pada plesiran ke luar negeri tanpa izin, berupa pemecatan.
"Teguran lisan/tertulis, Pemotongan tunjangan kinerja 25% (6-12 bulan), Penurunan pangkat, pemberhentian, hingga pemberhentian dengan tidak hormat (bisa sampai pemecatan)," bunyi PP tersebut.
Diwartakan sebelumnya, Kabag Umum Samsuri akui ia dan staf melakukan perjalanan tersebut tidak memiliki izin karena perjalanan tersebut dilakukan pada hari libur, sabtu dan minggu. Namun, apa yang disampaikannya untuk mengelabui.
Ternyata, Samsuri dan 20 staf melakukan perjalanan dihari kerja, tanggal 8 sampai 11 Januari 2026. Mereka bertolak ke Malaka pada Kamis pagi sekira pukul 09.00 Wib. Itu terungkap setelah media ini mengkonfirmasi kepada agen kapal ferry yang mereka tumpangi.(𝘼𝙣𝙙𝙧𝙞𝙮𝙖𝙣)
