Bagansiapiapi ,(Lubatnews.com )- Masyarakat di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko kecewa atas ketidakseriusan Pemerintah Daerah dalam menjaga ketentraman masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan bebas dari penyakit masyarakat (pekat) yang semakin hari kian meresahkan warga.
Hal ini membuat masyarakat bertanya tanya.. ? sampai hari ini terlihat belum adanya tindakan tegas Pemerintah Daerah Rohil Dinas Satpol PP selaku penegak Perda dalam menindak tegas THM Karaoke KTV di Jalan Bintang, meski THM tersebut secara terang terangan beroperasi sampai subuh dini hari, Selasa (16/12/2025)
"Ada apa dengan Pemerintah kita ini, dan mau jadi apa Rohil ini, sudah jelas jelas THM Karaoke KTV itu secara terang terangan beroperasi sampai subuh, tapi malah di biarkan, dan setiap kami melintasi melewat Jalan Bintang, kadang melihat wanita keluar bersama laki laki dari dalam tempat karaoke KTV, Kami masyarakat sudah resah atas aktivitas tersebut, seharusnya sebagai pelayan publik yang di gaji dari uang rakyat harusnya kita kita ini merasa aman, nyaman, dan tentram, ini malah kami merasa terganggu dibuat aktivitas itu, dimana kenyaman kami, "Kata masyarakat yang tidak mau kampung ini kotor karena memikirkan kepentingan pribadi, Selasa (16/12/2025).
Padahal sebelumnya, Kepala Satpol PP Rohil Acil, sudah menegaskan bahwa seluruh THM di wilayah tersebut wajib tutup maksimal pukul 00.00 WIB. Peringatan itu bahkan disebut sebagai peringatan kedua.
"“Sampai jam 12 malam. Tidak boleh buka di atas jam tersebut. Khusus di sini sudah merupakan peringatan kedua. Kalau ketahuan lagi, izin saya cabut. Saya tak main-main,” tegas Acil baru baru ini kepada wartawan saat melakukan razia di THM Karaoke KTV.
Kekecewaan masyarakat kini tidak terbendung, masyarakat dan tokoh agama akan ambil tindakan sendiri, demi terwujudnya suasana yang kondusif aman, nyaman dan tentram di kampung nya sendiri.
"Jika pihak pemerintah daerah rohil tidak bisa memberikan kenyaman kepada masyarakat, maka lebih baik mengundurkan diri dari jabatannya, karna seyogya nya gaji mereka dari uang rakyat dan kami akan turun langsung ke THM, "ungkap masyarakat dengan kesal.(𝘼𝙣𝙙𝙧𝙞𝙮𝙖𝙣)
